
Kapal karam Belitung (juga disebut situs kapal karang Batu Itam) adalah reruntuhan sebuah kapal Dhow Arab yang rute berlayar dari Afrika ke Cina sekitar 830 Masehi.
Kapal tersebut tenggelam dalam perjalanan pulang, sekitas 1 Mil (1,6Km) dilepas pantai pulau Belitung, Indonesia. Tidak jelas mengapa kapal itu jauh dari rute yang diharapkan kembali dari China.
Dari Pulau Belitung ke Selatan-timur selat Singapura adalah 380 Mil (610Km) , dan ini rute sekunder yang lebih normal bagi perjalanan kapal-kapal dari laut Jawa, selatan pulau Belitung.
Kecelakaan tersebut telah memberi arkeolog 2 penemuan utama :
koleksi tunggal terbesar dari dinasti Tang artefak yang ditemukan disatu lokasi, yang disebut ‘Tang Treasure ‘ , dan Dhow Arab yang memberikan wawasan baru kepada jalur perdagangan antara Cina dan Timur Tengah selama periode itu.
Harta telah disimpan sebagai salah satu pengempulan dan selama penggalian upaya untuk menjadi integritas situs dan muatannya telah menhasilkan bukti-bukti arkeologi rinci.