
Gaung temuan benda-benda dasar laut muncul kembali pada akhir tahun 1980-an
Ketika seorang warga negara asing Michael Hatcher menemukan dan mengangkat sejumlah benda-benda yang diperkirakan dari sisa-sisa kapal karang VOC Geldern Malsen diperairan Riau. Tak kurang 100 batang emas dan 20.000 buah perselin keramik cina dari dinasti cing telah diangkat dan dijual melalui balai lelai Cristie dengan harga puluhan juta Dollar amerika (Cristie Amsterdam, 1985). Lokasi kapal tenggelam berjarak sekitar 6 mil dari pulau buaya dan sekitar 40 mil dari Tanjungpinang atau 45 menit dari pulau Batam.

Pada 1989 PT Muara Wisesa Sumatera atas dari izin dari panitia Nasional benda berharga.
Asal muatan kapal tenggelam (BMK) telah melakukan survey dan pengangkatan dilokasi tersebut dan berhasil mengangkat sekitar 30.000 keramik dalam keadaan utuh dan ribuan pecahannya,yang terdiri dari beraneka ragam bentuk, anatara lain guci,buli-buli, tempayan, vas, kendi, piring, mangkuk, cep, dan diidentifikasi sebagai barang-barang buatan cina yang diproduksi pada masa dinasti Sung yang berkuasa pada abad ke 10 M hingga ke 13 M.